Berikut adalah “Konsep Pengembangan Rancangan Aplikasi IoT untuk penangangan masalah Covid-19 yang saya buat untuk memenuhi tugas Ujian Akhir Semester mata kuliah Rekayasa Internet, berjudul :
Otomasi Pencuci Tangan pada Restoran berbasis Internet of Things
Mahasiswa dengan nama Adipati Ma’ruf Alamsyah, npm 140910170030.
Masalah yang diselesaikan diantaranya :
- Masih kurangnya frekuensi cuci tangan pakai sabun di masyarakat sehingga perlu adanya pemantauan
- Terpapar berbagai penyakit seperti Covid-19, diare, dan lainnya yang disebabkan oleh virus/bakteri jahat yang menempel pada tangan kita karena tingginya frekuensi tangan menyentuh suatu benda
- Mencuci tangan masih menyentuh keran cuci tangan
- Tidak adanya data pasti tentang banyaknya frekuensi cuci tangan pakai sabun, khususnya di Restoran Cepat Saji
- Menghemat air dan mempermudah penggunaan untuk cuci tangan
Berikut adalah diagram blok dari sistem yang akan dirancang :

Cara kerja sistem dalam bentuk flowchart dapat dilihat seperti gambar berikut:

Peralatan beserta spesifikasi yang digunakan adalah :
- Kran Valve Elektrik 220V
- Vsuplai = AC 220V
- Ukuran = 1/2 inch
- Bentuk = Siku
- Bahan = Plastik
- Berat = 200 g
2. Infrared Barrier Obstacle Sensor (Sensor Rintangan Inframerah)
- Tegangan kerja = 3-5V
- Output = Digital
- Jarak deteksi = 2 ~ 30cm
- Akurasi dan Kesetabilan = Tinggi
- Ukuran/size = 3.1CM * 1.5CM
- IC yang dipakai = comparators LM393, stable
3. Modul Relay 5V Single Channel
- VCC = Power interface, 5V
- GND = Ground
- IN = Control interface Driver Current at least 4mA
- COM = Control Circuit Ground, Connect to GND
- Size = approx 41 x 16 x 16 mm
- Weight = approx. 12 g
4. NodeMCU versi 2 (official)
- Model = Amica
- Size = 49mm x 26mm
- Pin Spacing = 22.86mm
- USB to Serial = CP2102
- USB Connector = Micro USB
- Operating Voltage = 3V
- Input Voltage = 4.5V – 10V
- Flash Memory/SRAM = 4 MB / 64 KB
- Digital I/O Pins = 11
- Analog In Pins = 1
- ADC Range = 0 – 3.3V
- UART/SPI/I2C = 1
- WiFi Built-In = 802.11 b/g/n
- Temperature Range -40C to 125C
5. Kabel USB + Kepala Charger & Kabel USB (untuk input program)
Selain itu ada pun pemrograman yang dilakukan, berikut adalah contoh dari pemrogramannya :
#include <ESP8266WiFi.h>
#include <WiFiClient.h>
#include <ESP8266WebServer.h>
#define infrared 2
const char *ssid = “NAMA_WIFI”; //nama wifi
const char *password = “PASSWORD_WIFI”; //password wifi
const char *host = “api.thingspeak.com”;
String apiKey = “API_KEY”; //MASUKKAN API KEY
void setup() {
delay(1000);
Serial.begin(115200);
WiFi.mode(WIFI_STA);
WiFi.begin(ssid, password); //Connect to your WiFi router
Serial.println(“”);
Serial.print(“Connecting”);
// Wait for connection
while (WiFi.status() != WL_CONNECTED) {
delay(500);
Serial.print(“.”);
}
Serial.println(“”);
Serial.print(“Connected to “);
Serial.println(ssid);
Serial.print(“IP address: “);
Serial.println(WiFi.localIP()); //IP address assigned to your ESP
}
void loop() {
if (infrared == LOW){ //inputan dri infrared
WiFiClient client;
const int httpPort = 80; //Port 80 is commonly used for www
if (!client.connect(host, httpPort)) {
Serial.println(“Connection Failed”);
delay(300);
return; //Keep retrying until we get connected
}
String ldr;
int adcvalue = digitalRead(D2); //Read value of Infra red sensor
ldr = String(adcvalue); //String to interger conversion
String Link = “GET /update?api_key=” + apiKey + “&field1=”; //Requeste webpage
Link = Link + ldr;
Link = Link + ” HTTP/1.1\r\n” + “Host: ” + host + “\r\n” + “Connection: close\r\n\r\n”;
client.print(Link);
delay(100);
int timeout = 0;
while ((!client.available()) && (timeout < 1000)) {
delay(10); //Use this with time out
timeout++;
}
if (timeout < 500) {
while (client.available()) {
Serial.println(client.readString()); //Response from ThingSpeak
}
}
else {
Serial.println(“Request timeout..”);
}
delay(20000); //Read Web Page every 20 seconds
} }
Berikut adalah gambar dari kode program yang ditulis dalam Arduino IDE:



Terdapat permasalahan dalam perancangan, diantaranya adalah :
- Harus menyediakan sedikit space yang cukup di bagian wastafel untuk menempatkan alat
- Membutuhkan koneksi internet untuk NodeMCU
- Membutuhkan sumber daya (stop kontak) 220V langsung dari kabel charge USB untuk Kran Valve
Mungkin cukup sekian pemaparan dan penjelasan mengenai rancangan IoT saya, semoga dapat menginspirasi dan mohon maaf apabila terdapat hal yang kurang berkenan.
Terima kasih